Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa cuka apel dapat membantu menjaga kestabilan gula darah setelah makan. Kadar gula darah yang lebih stabil diyakini dapat mengurangi keinginan mengonsumsi makanan manis dan membantu mengontrol nafsu makan.
Meski begitu, efek tersebut masih memerlukan penelitian lebih lanjut karena bukti yang tersedia belum cukup kuat.
Selain dikaitkan dengan penurunan berat badan, cuka apel juga diduga memiliki manfaat lain, seperti membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan mengontrol kadar gula darah setelah makan.
Beberapa penelitian menunjukkan konsumsi sekitar satu ons cuka apel setelah makan dapat membantu memperbaiki respons tubuh terhadap insulin. Namun, manfaat tersebut juga masih memerlukan penelitian yang lebih besar untuk memastikan efektivitasnya.
Bagi yang ingin mencobanya, para ahli menyarankan untuk tidak mengonsumsi cuka apel secara langsung karena tingkat keasamannya cukup tinggi dan dapat mengiritasi mulut maupun kerongkongan.