JAKARTA - Sebagian ibu hamil mengeluhkan ketiak yang lebih sering berkeringat dan mengeluarkan bau badan yang lebih menyengat dibanding biasanya. Kondisi ini kerap membuat bumil merasa tidak nyaman, bahkan minder saat beraktivitas. Namun, menurut dokter, perubahan tersebut merupakan hal yang wajar dan berkaitan dengan perubahan hormon selama kehamilan.
Dokter spesialis obstetri dan ginekologi sekaligus influencer kesehatan, dr. Gezta Nasafir Hermawan, menjelaskan bahwa kondisi ketiak basah dan bau tak sedap pada ibu hamil dipicu oleh peningkatan hormon estrogen dan progesteron. Perubahan hormon tersebut dapat memicu produksi keringat yang lebih banyak dari biasanya.
“Hal ini dapat meningkatkan aliran darah di beberapa bagian tubuh, termasuk kulit dan area lipatan, sehingga meningkatkan produksi keringat dari kelenjar keringat,” kata dr. Gezta, dikutip Kamis (25/6/2026).
Menurutnya, kondisi tersebut sebenarnya normal terjadi selama kehamilan. Namun, ketika keringat bercampur dengan bakteri yang secara alami hidup di permukaan kulit, bau badan bisa menjadi lebih menyengat.
“Apabila keringat bercampur dengan bakteri normal yang ada pada kulit, hal itu dapat menyebabkan bau badan menjadi lebih kuat dibandingkan biasanya,” ujarnya.
Karena itu, dr. Gezta menganjurkan ibu hamil untuk menjaga kebersihan tubuh selama masa kehamilan guna mengurangi risiko munculnya bau tak sedap.
Ia juga membagikan beberapa tips untuk membantu mengurangi produksi keringat berlebih dan menjaga kenyamanan selama kehamilan.
Salah satunya adalah mandi secara rutin dua kali sehari menggunakan sabun antibakteri. Selain itu, ibu hamil juga dapat menggunakan deodoran dengan kandungan antiperspiran yang aman untuk digunakan selama masa kehamilan.
“Gunakan sabun antibakteri setiap kali mandi dan usahakan mandi minimal dua kali sehari. Bisa juga menggunakan deodoran antiperspiran yang aman digunakan selama kehamilan,” tutur dr. Gezta.
Selain menjaga kebersihan tubuh, ia menyarankan ibu hamil untuk memperbanyak konsumsi air putih, menjaga pola makan, serta mengenakan pakaian yang longgar dan nyaman.
“Perbanyak minum air putih dan perhatikan pola makan. Hindari makanan yang dapat memicu bau badan lebih menyengat, seperti bawang dan daun bawang. Selain itu, gunakan pakaian longgar berbahan katun agar tubuh lebih nyaman,” pungkasnya.
Demikian penjelasan mengenai penyebab keringat berlebih dan bau badan pada ibu hamil beserta cara mengatasinya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.