Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bahaya Hamil Jarak Terlalu Dekat, Ini Risiko yang Harus Ditanggung Perempuan

Mei Sada Sirait , Jurnalis-Kamis, 18 Juni 2026 |22:18 WIB
Bahaya Hamil Jarak Terlalu Dekat, Ini Risiko yang Harus Ditanggung Perempuan
Bahaya Hamil Jarak Terlalu Dekat, Ini Risiko yang Harus Ditanggung Perempuan (Foto: Freepik)
A
A
A

Menurutnya, saat memasuki trimester akhir, tekanan pada dasar panggul mencapai titik maksimal. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kekuatan otot dan jaringan yang menopang organ-organ di area panggul.

Karena itu, ia mengingatkan ibu hamil untuk menjaga kenaikan berat badan selama kehamilan tetap sesuai anjuran. Berat badan janin yang terlalu besar dapat memberikan tekanan lebih besar pada dasar panggul, baik selama kehamilan maupun saat persalinan.

"Stigma makan untuk dua orang harus kita hilangkan. Bukan makan lebih banyak, tetapi makan yang lebih berkualitas dan sesuai kebutuhan," katanya.

"Bayi dengan ukuran besar sangat berpotensi memberikan tekanan yang lebih besar pada dasar panggul saat kehamilan maupun persalinan," tambahnya.

Selain ukuran janin, proses persalinan yang berlangsung lama juga dapat meningkatkan risiko gangguan dasar panggul. Semakin lama bayi berada di area panggul selama proses mengejan, semakin besar kemungkinan terjadinya kerusakan pada jaringan penyangga di sekitarnya.

Meski demikian, dr. Yeni menegaskan bahwa risiko tersebut dapat diminimalkan melalui pemulihan yang tepat setelah melahirkan. Upaya yang dapat dilakukan antara lain menjaga asupan nutrisi, memenuhi kebutuhan tidur, serta melakukan latihan penguatan otot dasar panggul dan otot inti tubuh.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement