
Dilansir dari Livewell Health, cedera betis atau calf strain terjadi ketika otot di bagian belakang tungkai bawah mengalami peregangan berlebih hingga robek. Pada kasus derajat dua, robekan yang terjadi tergolong sedang sehingga menimbulkan nyeri yang cukup signifikan, pembengkakan, serta keterbatasan gerak saat berjalan atau berlari.
Pemain yang mengalami cedera ini umumnya membutuhkan waktu pemulihan antara dua hingga enam minggu. Waktu pemulihan bergantung pada tingkat kerusakan otot dan respons tubuh terhadap rehabilitasi.
Lantaran sepakbola menuntut akselerasi, sprint, dan perubahan arah secara cepat, cedera betis menjadi salah satu masalah yang cukup mengganggu performa pemain. Bagi Neymar, cedera betis bukan sekadar masalah jangka pendek.
Dalam beberapa tahun terakhir, karier Neymar kerap terganggu oleh berbagai cedera serius, termasuk cedera ligamen lutut yang membuatnya absen panjang sejak 2023. Riwayat cedera yang panjang membuat proses pemulihan harus dilakukan dengan lebih hati-hati agar tidak terjadi kambuh atau cedera berulang.
Kini, menarik menantikan kelanjutan kondisi Neymar Jr. Brasil sendiri sudah memulai perjalanannya di Piala Dunia 2026 pada Minggu 14 Juni 2026.
Sayangnya, Brasil gagal buka perjalanan dengan manis. Tim Samba -julukan Timnas Brasil- ditahan imbang 1-1 oleh Maroko. Selanjutnya, Brasil akan hadapi Haiti pada Sabtu 20 Juni 2026 pukul 07.30 WIB.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.