Prof David pun menjelaskan bahwa sebagian besar penyakit hati berawal dari proses yang sama, yakni peradangan atau inflamasi. Peradangan tersebut bisa dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari infeksi hepatitis, konsumsi alkohol berlebihan, perlemakan hati, penyakit autoimun, hingga gangguan metabolik.
Jika peradangan terus berlangsung, hati akan mengalami fibrosis atau pembentukan jaringan parut. Pada tahap ini, kerusakan masih berpotensi diperbaiki apabila penyebabnya segera ditangani.
Namun jika fibrosis terus berkembang, kondisi dapat berubah menjadi sirosis, yaitu kerusakan hati kronis yang menyebabkan fungsi organ tersebut mulai menurun.
“Sirosis ini adalah stadium lanjut di mana komplikasi sudah mulai terjadi,” kata Prof David.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.