Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kisah Achmad Nawir, Dokter Asal Indonesia Pengguncang Piala Dunia

Djanti Virantika , Jurnalis-Jum'at, 22 Mei 2026 |12:19 WIB
Kisah Achmad Nawir, Dokter Asal Indonesia Pengguncang Piala Dunia
Achmad Nawir kala bermain di Piala Dunia. (Foto: Nationaal Archief)
A
A
A

KISAH Achmad Nawir menarik diulas. Dokter asal Indonesia ini sukses mengguncang panggung Piala Dunia, kompetisi sepakbola terakbar di dunia.

Kini, jelang Piala Dunia kembali bergulir, sosok Achmad Nawir kembali jadi sorotan. Kisahnya kembali ramai diperbincangkan.

Achmad Nawir

1. Kisah Achmad Nawir di Piala Dunia

Jauh sebelum Indonesia dikenal di pentas sepakbola internasional seperti sekarang, ada satu nama yang lebih dulu mencatat sejarah dunia. Dia adalah Achmad Nawir.

Achmad Nawir merupakan sosok dokter muda yang menjadi kapten tim Hindia Belanda di ajang Piala Dunia. Momen itu tepatnya terjadi di Piala Dunia FIFA 1938.

Achmad Nawir dikenal sebagai pemain berkacamata pertama yang tampil di Piala Dunia. Dia sekaligus tokoh pribumi yang mampu memimpin tim di tengah era kolonial Hindia Belanda.

Saat itu, Hindia Belanda mendapat kesempatan tampil di Piala Dunia setelah Jepang mengundurkan diri akibat konflik perang di Asia. Namun, perjalanan menuju turnamen tidak berjalan mulus. Terjadi ketegangan antara NIVU dan PSSI terkait siapa yang berhak mewakili Indonesia di ajang dunia tersebut.

Pada akhirnya, tim bentukan NIVU yang berangkat ke Prancis dengan diperkuat sejumlah pemain pribumi terbaik. Salah satu yang paling menonjol adalah Achmad Nawir.

Menariknya, di balik penampilannya di lapangan hijau, Achmad Nawir sebenarnya adalah mahasiswa kedokteran di NIAS Surabaya yang kini dikenal sebagai Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. Meski berstatus calon dokter, kemampuan bermain bolanya tidak bisa dipandang sebelah mata.

 

2. Bermain Ciamik di Piala Dunia

Berposisi sebagai gelandang, Achmad Nawir dikenal cerdas membaca permainan dan memiliki jiwa kepemimpinan tinggi. Dengan gaya bermain lugas dan tenang, ia dipercaya menjadi kapten tim Hindia Belanda di Piala Dunia 1938.

Salah satu hal yang paling mencuri perhatian publik Eropa kala itu adalah penampilannya yang mengenakan kacamata saat bertanding. Media-media Eropa bahkan menyoroti sosoknya sebagai pemain unik dengan intelektualitas tinggi di atas lapangan.

Pada laga bersejarah yang digelar di Stade de Reims, Prancis, Hindia Belanda harus menghadapi kekuatan besar dunia saat itu, Hungaria. Meski akhirnya kalah telak 0-6, perjuangan tim Hindia Belanda tetap mendapat pujian dari berbagai media Eropa.

Usai tampil di Piala Dunia, Achmad Nawir memilih melanjutkan karier di dunia medis. Ia tetap aktif bermain sepakbola sambil menyelesaikan pendidikan kedokterannya hingga resmi menjadi dokter pada 1939.

Saat Jepang menduduki Indonesia, Achmad Nawir turut mengabdikan diri sebagai tenaga medis membantu masyarakat. Setelah masa perjuangan berlalu, ia mendedikasikan hidupnya untuk dunia kesehatan dengan mendirikan klinik dan terus melayani masyarakat.

(Djanti Virantika)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement