Ia juga menceritakan pengalamannya menangani pasien dengan volume cairan sperma yang sangat sedikit, yakni hanya sekitar 0,2 hingga 0,3 mililiter saat ejakulasi. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ditemukan adanya sumbatan pada saluran reproduksi pasien tersebut.
“Saya pernah menemukan pria yang tiap ejakulasi cairannya hanya keluar sekitar 0,2 sampai 0,3 ml. Jadi sangat sedikit sekali. Benar saja, setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ditemukan ada sumbatan di dalam organ reproduksinya yang mengakibatkan air maninya tidak bisa keluar,” jelasnya.
dr. Jefry menerangkan, volume cairan sperma normal saat ejakulasi minimal sekitar 1,4 mililiter atau setara seperempat sendok teh. Menurutnya, banyak pria yang keliru menganggap cairan sperma normal harus keluar dalam jumlah sangat banyak.
“Sebetulnya air mani yang normal minimal saat diejakulasikan itu adalah 1,4 ml. Kalau mudahnya kira-kira seperti seperempat sendok teh,” kata dia.
Karena itu, jika volume cairan sperma yang keluar masih berada di atas jumlah tersebut, kondisi tersebut umumnya masih tergolong normal dan sehat.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.