JAKARTA - Jumlah cairan sperma yang keluar saat ejakulasi ternyata bisa menjadi salah satu indikator kesehatan organ reproduksi pria. Jika volumenya terlalu sedikit atau bahkan tidak keluar sama sekali, kondisi tersebut patut diwaspadai karena bisa menandakan adanya gangguan pada saluran sperma.
Dokter Spesialis Andrologi atau Kesehatan Organ Reproduksi Pria, dr. Jefry Tribowo, dalam unggahan video di channel YouTube miliknya bernama Jefry Tribowo mengungkapkan bahwa jumlah sperma yang sedikit merupakan salah satu tanda adanya masalah pada sistem reproduksi pria.
“Tanda yang pertama yaitu adalah cairan mani yang sedikit. Saat seorang pria mengalami orgasme, maka tubuhnya akan mengeluarkan cairan air mani saat ejakulasi,” kata dr. Jefry.
Ia mengungkapkan, para pria mesti waspada jika jumlah cairan sperma yang dikeluarkan semakin sedikit atau bahkan tidak keluar sama sekali.
“Hati-hati kalau misalnya air mani yang dikeluarkan kok semakin lama semakin sedikit, atau bahkan tidak ada yang keluar sama sekali ketika ejakulasi,” tutur dia.
dr. Jefry menyebut kondisi tersebut bisa terjadi akibat adanya gangguan pada organ reproduksi. Salah satunya adalah saluran sperma yang tersumbat sehingga cairan mani tidak dapat keluar dengan normal.
“Hati-hati kalau misalnya air maninya sangat sedikit. Salah satunya ada kasus di mana organ reproduksi pria mengalami sumbatan yang mengakibatkan air mani yang diproduksi tidak bisa keluar,” ucap dr. Jefry.
Ia juga menceritakan pengalamannya menangani pasien dengan volume cairan sperma yang sangat sedikit, yakni hanya sekitar 0,2 hingga 0,3 mililiter saat ejakulasi. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ditemukan adanya sumbatan pada saluran reproduksi pasien tersebut.
“Saya pernah menemukan pria yang tiap ejakulasi cairannya hanya keluar sekitar 0,2 sampai 0,3 ml. Jadi sangat sedikit sekali. Benar saja, setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ditemukan ada sumbatan di dalam organ reproduksinya yang mengakibatkan air maninya tidak bisa keluar,” jelasnya.
dr. Jefry menerangkan, volume cairan sperma normal saat ejakulasi minimal sekitar 1,4 mililiter atau setara seperempat sendok teh. Menurutnya, banyak pria yang keliru menganggap cairan sperma normal harus keluar dalam jumlah sangat banyak.
“Sebetulnya air mani yang normal minimal saat diejakulasikan itu adalah 1,4 ml. Kalau mudahnya kira-kira seperti seperempat sendok teh,” kata dia.
Karena itu, jika volume cairan sperma yang keluar masih berada di atas jumlah tersebut, kondisi tersebut umumnya masih tergolong normal dan sehat.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.