Meski bermanfaat, penggunaan air hangat setelah olahraga tidak bisa dilakukan secara sembarangan. dr. Aldo menegaskan bahwa pemilihan suhu air harus disesuaikan dengan jenis serta intensitas olahraga yang dilakukan.
Dalam beberapa kondisi, mandi air dingin (cold bath) justru bisa lebih sesuai, terutama setelah aktivitas fisik dengan intensitas tinggi. Sementara itu, untuk olahraga harian yang bersifat ringan hingga sedang, mandi air hangat umumnya dianggap aman dan dapat membantu tubuh lebih cepat rileks. Hal ini juga berlaku bagi atlet amatir maupun masyarakat umum yang rutin berolahraga tanpa beban fisik ekstrem.
“Jadi memang harus tahu sih kapan untuk mandi dingin, maksudnya untuk kayak tadi cold bath dan dengan mandi air hangat. Itu harus dibedakan jenis intensitas olahraganya,” ujar dr. Aldo.
“Sebenarnya tidak terlalu masalah, sih kalau misalnya kita untuk main yang sehari-hari sebagai atlet amatir gitu,” pungkasnya.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.