Gula adalah “makanan” utama bagi bakteri di mulut yang menyebabkan gigi berlubang. Dengan membatasi konsumsi gula, risiko kerusakan gigi dan masalah mulut lainnya dapat diminimalkan.

Mengonsumsi gula dalam jumlah besar sering menyebabkan lonjakan energi yang cepat diikuti rasa lemas. Dengan mengurangi gula, tubuh akan memiliki energi yang lebih stabil sepanjang hari tanpa “crash”.
Mengurangi konsumsi gula bukan berarti harus menghindarinya sepenuhnya, tetapi lebih kepada mengontrol jumlahnya secara bijak. Dengan bantuan kebijakan seperti Nutri-Level, masyarakat kini memiliki panduan yang lebih jelas untuk memilih makanan yang lebih sehat dan seimbang.
(Djanti Virantika)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.