"Salah satu kendala utama di lapangan adalah terbatasnya jangka waktu kerja sama investasi yang saat ini hanya Bangun Guna Serah 30 tahun. Hal ini dinilai menjadi tantangan dalam menarik investor", ungkapnya.
Di kesempatan yang sama Plt. Direktur Utama BPODT Arditama Nusantara Putra menyatakan, telah mengusulkan revisi regulasi yang dinilai menghambat tersebut. Kajian akademis penyempurnaan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 202 tahun 2022 telah diserahkan oleh Direktur Utama BPODT kepada Menteri Keuangan pada 3 Desember 2025 dan mendapat respons positif.
“Saat ini proses revisi sedang berjalan, dengan harapan jangka waktu kerja sama investasi dapat diperpanjang hingga 80 tahun,” sebut Arditama.
Di sisi lain lanjut Arditama, kunjungan wisatawan ke kawasan Danau Toba, termasuk Toba Caldera Resort, menunjukkan tren peningkatan, meski dampak ekonominya belum merata.
Eksposur kawasan juga terdongkrak melalui sejumlah agenda internasional, seperti ajang lari lintas-alam Trail of the Kings by UTMB dan kejuaraan F1 Powerboat Lake Toba. Kegiatan ini dinilai efektif menarik perhatian wisatawan dan media global.