JULIA Prastini alias Jule tengah jadi sorotan karena kedapatan memakaikan parfum orang dewasa kepada putrinya, Na Jena. Aksi itu dilakukan Jule saat melakukan live streaming di TikTok pada 18 April 2026.
Bukan hanya parfum, Jule juga kedapatan memakaikan liptint di bibir Na Jena. Sontak, aksinya panen kritik publik karena penggunaan produk dewasa pada balita dinilai berisiko.

Apa saja sih risiko yang bisa ditimbulkan dari penggunaan parfum dewasa ke anak-anak? Mari mengulasnya dalam artikel ini.
Parfum dewasa sebenarnya mengandung bahan kimia yang cukup tinggi, sehingga tidak selalu aman digunakan pada anak-anak. Berdasarkan informasi dari berbagai sumber kesehatan, sebagian besar parfum mengandung sekira 78%–95% etil alkohol serta campuran minyak esensial, baik sintetis maupun alami.
Untuk meningkatkan ketahanan aroma, perfum juga biasanya ditambahkan bahan seperti phthalate dan gliserin. Kandungan ini berfungsi sebagai pengawet dan penstabil aroma.
Masalahnya, kulit anak jauh lebih sensitif dibandingkan orang dewasa dan memiliki kemampuan menyerap bahan kimia yang lebih tinggi. Artinya, paparan zat dari parfum bisa lebih mudah masuk ke tubuh anak, bahkan berpotensi menimbulkan efek yang tidak diinginkan.