Selain dua hal tersebut, sebelum resign sebaiknya sudah memiliki tabungan atau dana darurat. Idealnya, dana darurat yang harus dimiliki adalah tiga kali penghasilan.
"Alangkah lebih baik apabila mereka juga sudah memiliki tabungan sendiri atau sudah punya dana darurat, lah, ya," imbuhnya.
Dengan persiapan yang lebih matang, kehidupan setelah resign bisa berjalan seperti biasa. Jadi, resign tidak perlu ikut-ikutan tren, ya, harus ada persiapan. Terlebih di kondisi ekonomi dunia yang sedang tidak baik-baik saja.
"Saya menyarankan untuk berhitung sebelum resign, kira-kira dana THR ini cukup nggak sih? Atau kalau cukup, cukup untuk berapa lama ke depan. Artinya, jangan sampai mereka memutuskan untuk resign saat ini, padahal belum dapat pekerjaan baru, dana THR ini hanya cukup untuk sebulan ke depan. Nah, itu mesti dipikirin," tegasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.