Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

4 Pertimbangan Cerdas Sebelum Resign

Vessy Frizona , Jurnalis-Kamis, 05 Mei 2016 |14:46 WIB
4 Pertimbangan Cerdas Sebelum <i>Resign</i>
Pertimbangkan dengan matang sebelum Anda mengundurkan diri (Foto: uvisor)
A
A
A

Seringkali orang mengundurkan diri karena emosi sesaat tanpa pertimbangan matang. Seperti bosan, tidak cocok dengan rekan kerja, atau punya masalah pribadi.

SEBAGAI seorang profesional, sebelum Anda mengundurkan diri sebaiknya pastikan sudah memiliki alasan yang tepat. Berikut pertimbangan tepat mengundurkan diri dari pekerjaan.

Ingin mengubah karier
Apakah Anda tertarik melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi dan mendapat posisi dalam karier? Keluar dari pekerjaan mungkin solusi agar Anda lebih fokus dan cepat menggapai mimpi.

Tidak ada peningkatan kualitas diri dari pekerjaan
Jika Anda ingin mencapai puncak karier, namun di kantor tidak terbuka peluang untuk mendapatkan itu dan kemampuan tidak bertambah, maka ada baiknya Anda melompat untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik. Ini alasan terbaik karena Anda ingin maju.

Terlalu nyaman dengan pekerjaan
Apabila selama bekerja Anda merasa tidak ada masalah, tekanan, tantangan sehingga terlalu nyaman berada di sana, tidak salah jika Anda ingin mencari tantangan yang lebih dari itu. Ini bagus untuk meningkatkan potensi diri.

Ingin fokus mengurus anak
Meski ada sebagian orang yang beranggapan ini alasan yang tidak tepat, tapi ini adalah alasan yang cukup profesional. Jika orang ingin berhasil maka harus fokus. Orang-orang yang tidak ingin mengorbankan salah satu tanggung jawabnya lebih memilih satu pkerjaan sehingga dapat memberi tanggung jawab penuh. Demikian dilansir Allwomenstalk, Kamis (5/5/2016).

(Hessy Trishandiani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement