Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenapa Kurma Bagus untuk Berbuka Puasa? Ini Jawabannya

Niko Prayoga , Jurnalis-Rabu, 18 Februari 2026 |17:10 WIB
Kenapa Kurma Bagus untuk Berbuka Puasa? Ini Jawabannya
Kenapa Kurma Bagus untuk Berbuka Puasa? Ini Jawabannya (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Kurma adalah makanan yang selalu ada saat berbuka puasa. Makanan khas Arab itu selalu menjadi ikon di saat bulan Ramadhan. Banyak masyarakat berburu kurma menjelang bulan Ramadhan. Hal itu dikarenakan suasana serta banyaknya para ahli bahkan pemuka agama yang menyarankan kurma sebagai makanan pembuka saat berbuka puasa.

Lalu, mengapa kurma sangat direkomendasikan untuk berbuka puasa?

Selain karena menjadi anjuran agama, memakan kurma saat berbuka juga banyak direkomendasikan oleh para ahli karena panganan kecil tersebut memiliki banyak khasiat dan manfaat bagi tubuh. Apalagi di saat kita sudah berpuasa sehari penuh, ketika tubuh membutuhkan banyak asupan gizi dan protein.

Melansir dari Review of Religions (International Health Section), kurma merupakan makanan yang kaya akan sumber nutrisi. Kandungan gula dalam kurma sendiri cenderung lebih rendah dengan dukungan kandungan lainnya seperti polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan dan antiinflamasi sehingga tubuh bisa terhindar dari peradangan selama menjalani puasa.

Selain itu, kurma juga mengandung serat yang cukup banyak sehingga bisa membuat seseorang yang memakannya merasa puas dan kenyang lebih lama. Hal tersebut juga didukung oleh kandungan lainnya seperti vitamin A, B6, C, serta berbagai mineral.

Dalam kandungan mineral kurma terdapat sumber kalium yang baik berupa elektrolit yang membantu mengatur tekanan darah dan mencegah kram otot. Buah kurma mengandung protein (sekitar 3 persen) dan 23 asam amino berbeda, beberapa di antaranya tidak umum ditemukan pada buah-buahan lain.

Kandungan gula yang sudah tertakar secara alami untuk tubuh membuat kurma menjadi makanan yang sangat cocok untuk panganan berbuka puasa karena dapat mengembalikan energi tubuh yang hilang dan meningkatkan metabolisme.

Kandungan gula kurma yang terdiri dari fruktosa dan glukosa serta didukung serat, kalium, dan antioksidan membuat kurma dapat membantu mengontrol kadar gula darah dan meningkatkan kesehatan jantung. Dengan demikian, kurma sangat cocok untuk mengembalikan energi tubuh yang habis selama berpuasa seharian.

Di sisi lain, kandungan serat yang banyak dalam kurma bisa meringankan sembelit. Sebab, serat yang tidak larut dalam kurma dapat membantu pergerakan makanan melalui saluran pencernaan.

Bahkan, mengonsumsi kurma dapat meningkatkan frekuensi buang air besar dan mengurangi waktu feses berada di usus. Cara kerjanya adalah dengan kurma berperan sebagai prebiotik, mendorong pertumbuhan bakteri baik di usus, serta mendukung kesehatan pencernaan.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement