Meski hujan saat Imlek secara ilmiah berkaitan dengan musim hujan, kepercayaan masyarakat Tionghoa terhadap makna positif hujan tetap terjaga hingga kini. Mitos ini diwariskan turun-temurun dan menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi perayaan Imlek.
Bagi banyak orang, hujan yang turun bukan sekadar fenomena alam, melainkan simbol harapan, keberuntungan, dan awal yang baik di tahun baru.
Pada akhirnya, hujan saat Imlek dapat dipahami dari dua sudut pandang. Secara budaya, hujan dimaknai sebagai lambang rezeki dan kemakmuran. Sementara secara ilmiah, hujan terjadi karena pengaruh musim. Perpaduan antara kepercayaan dan realitas inilah yang memperkaya makna perayaan Imlek di Indonesia.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)