Beberapa hal yang berkaitan dengan liburan berkontribusi pada perkembangan kondisi ini, seperti:
Konsumsi alkohol berlebihan: Mengonsumsi lima atau lebih minuman beralkohol merupakan penyebab utama sindrom jantung saat liburan. Namun, jumlah minuman ini dapat bervariasi dari orang ke orang.
Makanan berlebihan: Mengonsumsi banyak makanan, terutama camilan asin, membuat kerja jantung lebih berat.
Stres selama liburan: Stres karena mencoba melakukan begitu banyak hal selama liburan memberikan beban lebih pada jantung.
Faktor Risiko
Anda bisa terkena sindrom jantung saat liburan meskipun masih muda dan tidak memiliki riwayat penyakit jantung. Namun, risiko fibrilasi atrium (AFib) akibat konsumsi alkohol akan meningkat jika Anda:
Mengalami masalah struktur jantung, seperti gangguan katup
Memiliki kondisi yang memengaruhi jantung, pembuluh darah, dan metabolisme energi
Berusia lebih dari 65 tahun
Berjenis kelamin laki-laki
Mengalami sleep apnea
Menderita diabetes
Mengalami obesitas
Anda dapat mengurangi risiko sindrom jantung saat liburan dengan tidak mengonsumsi minuman beralkohol. Mengelola kondisi medis yang dimiliki juga membantu menurunkan risiko tersebut.