“Ada penambahan. Kalau biasanya jam 07.00 WIB, kini kami buka jam 06.00 WIB. Kemudian penutupan yang biasanya pukul 16.00 WIB, kini ada toleransi hingga 16.30 WIB. Mungkin ada pengunjung yang masih di perjalanan atau menunggu antrean, tentunya ini tidak kaku,” kata dia.
Tak hanya itu, Bambang juga menyebut pengelola mengusung tema khusus dalam rangka liburan Nataru, yakni ‘Selamatkan Satwa, Lestari Kehidupan Bumi’.
Tema tersebut tidak hanya relevan dengan semangat Natal, tetapi juga sejalan dengan komitmen konservasi satwa yang mengedepankan kelestarian alam dan keberlanjutan lingkungan.
“Akan ada atraksi memberi makan gorila, dan kebetulan gorila didesain khusus dengan tema Natal,” jelas Bambang.
“Tentu saja atraksinya tidak bersifat eksploitasi binatang, tetapi sesuatu yang habitual yang mereka lakukan setiap hari dan nilainya lebih ke edukasi, di mana pengunjung bisa peduli terhadap satwa, bagaimana kita bisa memberikan makan satwa,” pungkasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)