Emilia menyatakan bahwa tingkat keempukan daging itu bukan berasal dari jenisnya, melainkan karena kualitasnya. Daging grass fed apabila tidak berkualitas pun, nyatanya tetap bisa bisa menjadi keras ketika dimakan.
“Empuk atau gak empuk itu bukan karena grass fed atau grain fed ya, sebetulnya kualitas dagingnya sendiri. Kalo kualitas dagingnya gak bagus, mau dia daging grass fed, keras ya keras saja gitu,” tegas Emilia.
Namun menurutnya, daging grass fed kebanyakan sudah memiliki kualitas yang tinggi, sebab semasa diternak penggemukan sapinya tidak terlalu cepat. Sehingga harga daging grass fed pun cenderung lebih mahal dibandingkan yang grain fed.
“Tapi kebanyakan, ya kalau sudah grass fed itu high quality karena grass fed itu penggemukannya tidak terlalu cepat ya. Jadi itu bakal sedikit lebih mahal harganya,” pungkasnya.
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.