AUDREY Vanessa datang ke Miss World 2024 membawa satu keresahan, yakni isu anak-anak dan wanita yang mengalami trauma dan gangguan mental. Hal ini ia tuangkan ke dalam programnya yang bertajuk “Break The Silence”.
Program tersebut menjadi kampanye yang ia gaungkan untuk kompetisi Beauty with a Purpose di kontes kecantikan bergengsi dunia, Miss World 2024. Audrey menaruh perhatian khusus pada anak dan wanita yang terkena kekerasan dan pelecehan seksual.
Perempuan 24 tahun itu mengaku dirinya memiliki tujuan dan visi yang sama dengan sosok Miss World Trinidad & Tobago - Aché Abrahams. Hal ini yang membuat Audrey merasa ada kedekatan diantara keduanya.

“Aché adalah salah satu temanku dan kamu sungguh orang yang baik. Aku merasa terhubung olehnya,” kata Audrey kepada MNC Group, saat ditemui Aurika Mumbai Skycity Hotel, India, Jumat (8/3/2024).
Baik Audrey maupun Aché, mereka menyadari betapa pentingnya kesehatan anak-anak sebagai generasi penerus yang kelak akan menjadi pemimpin dunia. Maka dari itu, keduanya sama-sama menyoroti isu tentang anak.
“Karena aku merasa kami memiliki tujuan dan advokasi yang sama yaitu untuk anak-anak yang memiliki trauma dan mengalami gangguan kesehatan mental juga. Aku merasa aku sangat terkoneksi dengan kamu,” ujarnya.
Di sisi lain, Aché pun menyatakan kekagumannya kepada Audrey. Baginya Audrey adalah representasi yang tepat dan membanggakan. “Kalian memiliki representasi yang sungguh luar biasa, dia sangat cantik penampilannya tapi yang paling penting hatinya pun sangat cantik,” jelas Aché.
Aché pun mengungkap fakta menarik mengenai kesamaannya dengan Audrey. Ia mengatakan bahwa keduanya gemar membaca buku tentang anak. Bahkan tak jarang mereka bertukar buku satu sama lain selama karantina.
“Seperti yang Audrey katakan sebelumnya, kami sama-sama memiliki minat yang sama kepada anak-anak, bahkan kami membaca buku anak dan kerap kali bertukar buku satu sama lain,” ujarnya.