Meski begitu, pneumonia ini tidak serta-merta terjadi dalam waktu yang singkat. Hal ini dapat terjadi jika seseorang menghirupnya dalam jangka waktu yang lama dan sering. Terlebih pada bayi atau anak-anak yang riskan, risiko terkena pneumonia akan sangat besar.
“Tidak selalu ya misalkan ada cairannya di udara terus dihirup tiba-tiba pneumonitis gitu. Biasanya terjadi apabila terhirupnya dalam jangka panjang bisa menyebabkan bahaya, terutama pada bayi risikonya jauh lebih besar lagi,” katanya.
(Leonardus Selwyn)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.