Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mau Healing Malah Pening, Turis Indonesia Nyaris Didenda Rp50 Juta di Bandara Australia

Narissa Nurulita Pamuji , Jurnalis-Selasa, 06 Februari 2024 |19:10 WIB
Mau Healing Malah Pening, Turis Indonesia Nyaris Didenda Rp50 Juta di Bandara Australia
Turis Indonesia nyaris kena denda Rp50 juta di Bandara Melbourne, Australia (Foto: TikTok/@mamaksven)
A
A
A

BERNIAT healing pergi liburan ke Australia, turis asal Indonesia malah pening. Itulah yang dialami seorang WNI yang juga konten kreator dengan akun TikTok @mamaksven.

Dalam salah satu klip unggahannya, Ia mengaku nyaris terkena denda sekira Rp50 juta di Bandara Melbourne, Australia.

Dia pun mengingatkan kepada traveler yang hendak bepergian ke negeri kanguru agar membaca dengan teliti form deklarasi sebelum melewati imigrasi di negara itu.

"Niat mau healing malah bikin kepala pening," tulisnya pada caption video yang diunggah pada Senin, 29 Januari 2024.

"Jadi ceritanya pas di pesawat dari Jakarta ke Melbourne, anakku enggak sempat makan makanan pesawat karena dia tidur sepanjang malam. So, akhirnya aku bawa makanan itu dan taruh di bawah stroller, takut dia kelaperan," katanya mengawali cerita.

Turis Indonesia Nyaris Didenda Rp50 Juta di Australia

(Foto: TikTok/@mamaksven)

Setibanya di Bandara Melbourne, mereka diwajibkan mengisi form deklarasi yang salah satunya berisi tentang benda atau barang apa saja yang dibawa pelancong.

Namun, ia tidak mencantumkan makanan yang diperoleh dari pesawat Garuda yang ditumpangi, sebagai benda yang perlu diisi pada form tersebut.

"Dengan pintarnya kita tick 'no' di kolom declaration form bagian: are you bringing poultry, meet, eggs, fish? Sama sekali enggak mengira kalau makanan di pesawat itu perlu di-declare karena sudah teruji aman, but surprisingly no," imbuh dia.

"Pas ngelewatin imigrasi, anjing polisinya ngendus stroller kita dan mereka nemuin makanan dari pesawat Garuda yang isinya sosis dan sayuran 😭 Dengan entengnya mereka bilang, 'Do you know what you bring? Why you tick no? Can't you read? Sorry you have to pay fine AUD5.000.' Rasanya kepala mau pecah," terangnya syok.

Ia lantas mengklarifikasi bahwa mereka sama sekali tidak tahu jika makanan itu masuk kategori yang harus diisi pada form deklarasi. Beruntung, keluarga kecil itu tidak jadi terkena denda dan hanya diberi peringatan. Meski demikian data mereka tetap dicatat pada sistem di Bandara Melbourne, Australia.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement