AKTRIS Tatjana Saphira membagikan pengalaman pertamanya mendaki gunung. Tak tanggung-tanggung, wanita keturunan Jerman itu langsung naik Gunung Rinjani di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Rinjani merupakan gunung api tertinggi kedua di Indonesia setelah Gunung Kerinci di Pulau Sumatera. Dengan ketinggian 3.726 MDPL, Gunung Rinjani salah satu tujuan favorit pendaki karena pemandangannya sangat indah.
Pendakian sampai ke puncak Gunung Rinjani biasanya memakan waktu 16 jam. Jadi untuk pendakian naik turun butuh sekitar 4 hari 3 malam.
BACA JUGA:
Tatjana Saphira mengaku juga menghabiskan 4 hari 3 malam untuk menjelajahi Rinjani.
“Pertama kali mendaki gunung dan langsung ke Gunung Rinjani selama 4 hari & 3 malam menjadi pengalaman yang sangat amat berharga. Selain melawan diri sendiri yang suka cemas dan takut berlebihan, ada banyak pelajaran yang didapat dalam setiap langkah,” katanya dalam akun Instagram @tatjanasaphira dikutip, Selasa (3/10/2023).
Tatjana membagikan beberapa foto dan video selama pendakian bersama teman-temannya.

Tatjana Saphira di Gunung Rinjani (Instagram @tatjanasaphira)
Tatjana mengaku bahwa pendakian tersebut tidak sekedar menikmati keindahan alam, tapi dirinya bersama tim juga berusaha untuk menerapkan etika pendakian yang baik.
"Gak cuma soal cara berperilaku, tapi juga gimana kita menjaga alam dan lingkungan supaya tetap lestari untuk generasi yang mendatang melalui," ujar pelancun lagu 'Kemanakah Cinta'.
Meski aturan pendakian sudah diperketat, nyatakanya masih ada saja pendaki gunung yang bertindak sembrono dengan membuang sampah sembarangan.
BACA JUGA:
Tatjana masih menemukan sampah yang ditinggalkan oleh pendaki lain. Dia bersama rekannya kemudian memungut sampah itu dan me ngumpulkannya dalam kantong untuk dibawa turun.
Bagi traveler yang ingin mendaki gunung, Tatjana membagikan beberapa poin penting yang harus diperhatikan berdasarkan pengalamannya naik Rinjani.

Tatjana Saphira di Gunung Rinjani (Instagram @tatjanasaphira)
Berikut point-point penting yang Tatjana dapat dari pendakian gunung :
1. Persiapan yang matang. Bawa perlengkapan yang sesuai, secukupnya, dan yang bisa mengurangi dampak negatif ke lingkungan tapi tetap memastikan keselamatan kita.
2. Leave no trace but your footsteps. Pilah dan bawa pulang semua sampah, baik sampah anorganik maupun organik. Dimulai dari diri sendiri, dengan harapan dapat memberi contoh dan pengaruh positif ke orang lain.