Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pasien Mati Batang Otak Dirujuk ke 80 RS di Jabodetabek Tapi Ditolak? Ini Penjelasannya

Ade Suhardi , Jurnalis-Selasa, 03 Oktober 2023 |22:45 WIB
Pasien Mati Batang Otak Dirujuk ke 80 RS di Jabodetabek Tapi Ditolak? Ini Penjelasannya
Bocah sakit. (Foto: NPR)
A
A
A

BOCAH berinisial BA (7) di Bekasi meninggal dunia usai mengalami mati batang otak pasca dilakukan operasi amandel di RS Kartika Husada, Jatiasih, Kota Bekasi. Pihak RS sempat bantu merujuk ke 80 rumah sakit di Jabodetabek. Namun, tidak ada satupun RS yang ingin menampung bocah tersebut.

Komisaris rumah sakit (RS) Kartika Husada, Jatiasih, Kota Bekasi dr Nidya Kartika Y mengatakan, saat itu kondisi pasien BA dari awal dirawat pasca operasi dalam keadaan sudah parah.

 bocah sakit

"Kami pastikan tidak menelantarkan pasien selama perawatan, bahkan pasca yang bersangkutan mengalami fase kritis," kata Nidya saat konferensi pers.

 BACA JUGA:

Dia mengatakan, sebelumnya dari RS membantu keluarga mencari rujukan untuk pasien sampai lebih ke 80 rumah sakit di Jabodetabek. Akan tetapi, hasilnya nihil tidak ada satupun RS yang ingin menampung pasien bocah tersebut.

Sementara pihak RS tidak bisa melakukan prosedur lebih banyak di tengah keterbatasan sarana dan prasarana, sebagai tipe RS C. Di sisi lain, pihak keluarga bersikeras untuk segera anaknya ditangani.

 BACA JUGA:

"Jadi pada awalnya yang ada itu hanya ibu pasien, ayah pasien sedang di luar negeri, memang dari awal diminta untuk segera dipindahkan tapi kondisi anak tidak memungkinkan untuk dipindahkan, non-transferable, segala risiko sudah diberitahu, namanya kondisi anak sudah seperti itu, tapi ibunya pengen tetap berusaha," tuturnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement