Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Marak Kasus Kadar SPF Palsu, 5 Tips Membeli Sunscreen yang Tepat

Syifa Fauziah , Jurnalis-Kamis, 07 September 2023 |16:30 WIB
Marak Kasus Kadar SPF Palsu, 5 Tips Membeli Sunscreen yang Tepat
Tips membeli sunscreen, (Foto: GPointsstudio/Freepik)
A
A
A

BEBERAPA waktu belakangan ini media sosial dihebohkan dengan kasus produk sunscreen dengan kadar SPF palsu. Diduga ada sebuah produk yang melakukan klaim SPF 50 tapi ternyata hanya SPF 2.

Blogger yang aktif di TikTok, Ericko sempat melakukan tes mesin lab dan tes kulit manusia untuk mengukur nilai kandungan SPF pada sunscreen. Setelah hasil tes keluar, beberapa sunscreen ternyata tidak memiliki nilai SPF seperti yang diiklankan.

Sebagian merek sunscreen yang mengklaim SPF 50 ternyata kandungan SPF-nya kurang dari 50, konten ini cukup membuat heboh netizen karena khawatir sunscreen yang mereka gunakan mengandung SPF palsu.

Pasalnya sunscreen memiliki peran penting untuk melindungi kulit dari sinar UV. Hopkins Medicine menyebut sunscreen bisa menjaga kesehatan kulit wajah. Jika digunakan setiap hari dengan tepat, produk ini bisa mencegah terjadinya sunburn dan penuaan dini yang disertai flek hitam, kerutan, hingga kanker kulit.

Bila adanya kasus SPF palsu ini tentunya sangat mengkhawatirkan. Maka dari itu, penting untuk tahu tips memilih sunscreen yang tepat sebelum membelinya. Berikut rangkumannya dari siaran pers Unitary Sunscreen, Kamis (7/9/2023)

1. Perhatikan pengujian merek sunscreen: Sebelum membeli sunscreen disarankan untuk memperhatikan kualitas sunscreen yang memiliki laporan pengujian merek oleh organisasi yang berintegritas tinggi.

Dilihat dari data saat ini, pemasok bahan baku kosmetik terkenal di dunia antara lain BASF dari Jerman, Royal DSM dari Belanda, Evonik dari Jerman, Givaudan dari Swiss, Dow Chemical dari Amerika Serikat, Firmenich dari Swiss, Solvay dari Belgia, dan Lonza Swiss.

Konsumen dapat memastikan efektivitas dan keamanan sunscreen dengan memeriksa apakah filter UV yang digunakan pada sunscreen berasal dari pemasok ternama tersebut. Di antara pemasok bahan baku kosmetik ini, agen filter UV yang paling terkenal adalah Royal DSM dari Belanda yang punya pengalaman 40 tahun dalam produksi, seleksi dan bahan baku sunscreen.

 BACA JUGA:

2. Pilih sunscreen dengan kandungan filter UV-B: Disarankan untuk memilih sunscreen dengan kandungan Ethylhexyl Triazone dari DSM, dengan daya serap UV-B tertinggi di pasaran, adalah filter UV-B yang sangat efektif.

Kandungan ini memiliki sifat ekologis yang sangat baik, yang sangat cocok untuk pengembangan formulasi tabir surya tingkat ekologis tinggi. Jadi jika Anda menginginkan produk sunscreen berkualitas, bis acari produk sunscreen yang menggunakan filter DSM UV.

3. Sesuaikan dengan jenis kulit: Setiap sunscreen memiliki tekstur yang berbeda dan disesuaikan dengan jenis kulit. Namun ada juga beberapa sunscreen yang bisa digunakan untuk semua jenis kulit, mulai dari kering, berminyak, kombinasi, hingga sensitif.

4. Pilih SPF tepat: Kandungan sun protection factor (SPF) sangat penting untuk dipertimbangkan. Faktor ini dapat diidentifikasi sebagai tanda kemampuan suatu produk sunscreen dalam menangkal sinar UV loh!

SPF 15 hanya bisa menahan 93 persen radiasi sinar UVB selama 2,5 jam di luar ruangan. Sementara SPF 30 mampu menahan 97 persen radiasi dengan tingkat ketahanan mencapai lima jam. Terakhir, SPF 50 sangat direkomendasikan jika sedang travelling atau mempunyai pekerjaan yang kerap mengharuskan berada di luar ruangan. Sunscreen dengan SPF 50 mampu menahan sinar UVB hingga delapan jam.

5. Pilih produk ramah lingkungan: Seperti diketahui, kebanyakan sunscreen tentunya menggunakan bahan kimia yang dapat merusak alam. Dari penelitian Stanford University yang diterbitkan pada 2 Mei 2022 lalu, diketahui bahwa oxybenzone dan micro-nano zinc oxide, kandungan yang umumnya terdapat dalam produk sunscreen dan sejenisnya, berkontribusi negatif pada kesehatan terumbu karang.

Bahan kimia pada ramuan itu disinyalir mematikan biota laut pada ekosistem terumbu karang. Produk sunscreen dengan bahan-bahan itu terbukti menghancurkan karang, menghambat reproduksi, dan menyebabkan pemutihan terumbu karang.

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement