Hal tersebut semakin parah di malam hari karena tidak ada sinar matahari yang dipantulkan kembali ke luar angkasa.
Guna menghentikan pembentukan jejak kondensasi, pesawat dapat mencoba terbang di tempat yang kelembabannya lebih sedikit. Jadi pilot hanya perlu bisa melihat di mana kelembaban itu untuk menghindarinya.
Di situlah peta raksasa buatan Google dan Breakthrough Energy bekerja. Untuk membuat peta itu mereka mengunakan puluhan ribu citra satelit untuk menemukan dan memberi label berbagai jejak kondensasi yang sudah terjadi.
Mereka memakai data tersebut untuk membuat model tiga dimensi dalam mendeteksi jejak kondensasi.
Usai menambahkan lebih banyak data cuaca dan penerbangan, para peneliti akhirnya memiliki model untuk memprediksi kapan dan di mana jejak kondensasi dapat terbentuk.