SELAMA perayaan Idul Adha kemarin banyak orang yang menikmati aneka olahan daging kambing. Namun banyak juga yang takut kena hipertensi akibat banyak makan daging kambing.
Padahal daging kambing memiliki rasa kuat dan gurih. Adapun, memasaknya dapat menggunakan berbagai kombinasi bumbu untuk menciptakan rasa yang nikmat. Hanya saja sebagian orang takut mengkonsumsi daging kambing karena dapat meningkatkan tekanan darah atau hipertensi.

Lalu, apakah makan daging kambing bisa menyebabkan hipertensi?
Melansir National Library of Medicine, makan daging kambing bisa sebabkan hipertensi tidaklah benar. Tidak ada bukti ilmiah yang menunjukan makan daging kambing dapat meningkatkan tekanan darah. Hipertensi terjadi karena terlalu banyak menggunakan garam untuk mengolah hidangan kambing.
Sementara Health Desk mengemukakan bahwa daging kambing bisa sebabkan hipertensi karena senyawa Trimethylamine-N Oxide (TMAO) yang terkandung didalamnya. Namun, perlu lebih banyak penelitian terutama uji klinis untuk membuktikan hal tersebut.
Daging kambing lekat dengan stigma hipertensi karena kandungan lemaknya. Meski termasuk salah satu daging rendah lemak, mengkonsumsi terlalu sering mengakibatkan peningkatan energi total lebih banyak dari yang dibutuhkan.
BACA JUGA:
Meningkatnya lemak jenuh dalam tubuh berkaitan dengan kolesterol jahat atau low-density lipoprotein (LDL) dalam darah. Kadar LDL yang tidak menyebabkan penyumbatan lemak pembuluh darah.
BACA JUGA: