Zulfikar mengatakan jika Kampung Jodipan Kulon, Kampung Gatot Subroto, hingga Kampung Kidul Pasar Kota Malang kini ikut bergabung dengan tradisi mereka.
Hal ini membuat jumlah hewan kurban bertambah secara signifikan, total ada 61 ekor kambing dan 4 ekor sapi siap disembelih pada Idul Adha 1444 Hijriah.
Karena tradisi ini semakin besar, warga akhirnya menjadikan tradisi mengarak hewan kurban menjadi semacam festival.
(Foto: MPI/Avirista Midaada)
Sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat luar Kampung Temengguan untuk datang menyaksikan arak-arakan hewan kurban.
Hasilnya Jalan Prof Mohammad Yamin terpantau sangat padat manusia dan hewan kurban sejak pukul 07.00 WIB sampai pukul 10.00 WIB.
"Setiap tahunnya kita memberikan variasi yang menarik. Sehingga selalu jadi pusat perhatian setiap Idul Adha. Tahun ini yang paling meriah dari tahun-tahun sebelumnya," tuturnya.
(Rizka Diputra)