"Suamiku pokoknya orang nomor satu, aku kalau enggak ada suamiku enggak tahu bagaimana, enggak ngerti. Dia selalu nyemangatin aku, antar, nungguin aku, kemo kan 8 jam," ungkapnya beberapa waktu lalu memuji ketabahan suami merawat dirinya.
"Tenaga dan pikiran dia habis terkuras buat saya. Susah loh dampingi orang yang sedang kayak aku gini. Mood-nya kan kadang naik turun, pelampiasan pasti ke suami, kadang marah, kalau lihat dia tidur aku nangis, minta maaf. Tapi untung dia mengerti," lanjutnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)