PUNYA kulit yang sehat, bersih dan berpenampilan awet muda pastinya impian setiap orang. Tak heran banyak dari mereka yang melakukan berbagai cara untuk bisa memiliki penampilan yang diinginkan.
Seperti halnya yang dilakukan oleh seorang wanita Rista yang membagikan rahasia cantik dan awet mudanya yang dibagikan dalam akun Twitter sosmed keras. Rupanya rahasia awet mudanya selama ini adalah dia menggunakan darah menstruasi setiap kali datang bulan yang dijadikan untuk masker wajah.

"Kalian bisa mengoleskan darah menstruasi kalian secukupnya ke wajah, atau seluruh badan pun bisa kalau darahnya lagi banyak-banyaknya. Aku juga pernah alhasil kulit aku jadi mulus. Cukup satu bulan satu kali ya," kata wanita tersebut sambil menunjukkan wajahnya yang penuh olesan darah.
Postingan tersebut kembali diunggah oleh akun @sosmedkeras dan viral di media sosial. Cuitan tersebut mendapat banyak respon dari netizen yang merasa jijik dengan apa yang dilakukan wanita tersebut.
"What? masih ada aja yang percaya mitos ini. Itu kan darah kotor, lain sama treatment," ujar @bllsom***
"Apa nggak jijik," kata @telobey***
"Jijik banget cuy, itu darah," tambah @___bebek***
"Darah dia wangi jasmine kali," celetuk @febfree***
"Jorok sekali Rista. Kamu mau dijilat sundel kah?," tanya @harisu***
Rupanya ini bukan kejadian pertama kali. Tren perawatan kecantikan menggunakan darah menstruasi sudah terjadi sejak tahun 2020 di beberapa negara.
Bahkan dilansir dari Nypost, beberapa TikTokers ada yang membagikan cara menggunakan masker wajah menggunakan darah kotor tersebut hingga ditonton ribuan kali oleh netizen.
Seorang dokter kulit, dr Geetika Mittal Gupta memberikan tanggapan tentang tren kecantikan menggunakan darah menstruasi. Menurutnya hal itu hoax atau tidak benar karena tidak memiliki bukti ilmiah.
"Darah menstruasi malah bisa menyebabkan infeksi karena terkontaminasi sel kulit mati dan lapisan dalam mati yang dikenal sebagai endomisium," ujarnya seperti dikutip dari Indian Express.
Hal senada juga disampaikan oleh Dokter Spesialis Bedah Laparoskopi dan Spesialis IVF, dr Vidya V Bhat bahwa darah menstruasi terdiri dari darah jaringan endometrium dan cairan serviks dan vagina.
BACA JUGA:
“Banyak wanita mungkin mengalami infeksi vagina dan serviks dan juga infeksi endometrium yang disebut endometritis. Bakteri dan jamur yang ada pada cairan haid bisa berbahaya bagi kulit dan bisa memperparah jerawat,” jelasnya.
BACA JUGA: