“Apalah punya mentality seperti ini, asap makanan saja sampai dijadikan perkara,” tulis @pkl*** tak setuju.
“Saya setuju. Saya sarankan mbanya pindah ke kutub selatan, tidak ada babi. Hanya penguin. Tempat lain, temasuk Malaysia ini ada banyak babi, aku juga takut jika aku menghirup bekas babi. Ini adalah isu yang penting,” kata @abg*** yaitu sebuah aku centang biru.
“Apa susahnya tinggal pergi dari situ?,” ujar @alfie***.
“Gimana bisa tahu itu uap minyak babi? Emangnya sering makan di situ?,” tulis @elamee*****.
Menilik hal tersebut, banyak ulama pernah mengatakan apabila asap pembakaran benda najis itu suci. Pendapat tersebut difatwakan oleh Hanafiyah, kemudian pendapat resmi Malikiyah, dan sebagian Hanabilah bahwa asap pembakaran benda najis itu adalah suci.