Gejala lainnya bisa berupa:
1. Kelelahan
2. Demam
3. Rambut rontok
4. Sakit kepala
5. Nyeri otot
6. Sakit tenggorokan
7. Pembengkakan kelenjar getah bening
8. Penurunan berat badan
Pada kasus yang lebih kompleks, anak dengan sifilis positif bisa mengalami tahap tersier yang mana penyakit yang diderita lebih serius. Misalnya, kerusakan jantung dan pembuluh darah, kerusakan sistem saraf, kerusakan organ tubuh, neurosifilis dan sifilis okular.
Dari gejala itu, pasien umumnya akan mengalami juga beberapa kondisi seperti demensia, sakit kepala hebat, masalah otot, perubahan penglihatan, hingga mati rasa.
Jadi, penting buat masyarakat, khususnya ibu hamil untuk tes sifilis. Ini untuk mencegah bayi lahir dengan sifilis dan dengan begitu, si kecil bisa tumbuh lebih sehat.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.