FESTIVAL Holi atau festival warna digelar masyarakat India dengan meriah tiap masuknya musim semi. Mereka memenuhi jalan dengan hati riang lalu saling lempar bubuk atau menyiram air berwarna-warni. Festival unik ini jadi daya tarik pariwisata.
Masyarakat India menyambut musim semi dengan suka ria karena ada Festival Holi. Festival ini turut menyatukan orang-orang yang berbeda kasta dalam agama Hindu.
Orang asing yang datang juga akan bergabung dengan penduduk setempat. Di bawah tarian penuh warna terdapat budaya yang unik dan tradisi yang mengakar kuat.
Dikutip dari National Geographic, berikut fakta-fakta penting Festival Holi di India.
BACA JUGA:
1. Menandakan Kemenangan Kebaikan atas Kejahatan
Perayaan Holi berfungsi sebagai pengingat kemenangan kebaikan atas kejahatan, yang mencerminkan kepercayaan Hindu bahwa iman dan pengabdian mengarah pada keselamatan yang dapat dicapai oleh setiap orang yang percaya.
Alkisah, ada sosok jahat dari saudara perempuan iblis yang bernama Holika yang kebal dengan api. Dilain sisi ada raja jahat yang melarang putranya Prahlad menyembah salah satu dewa Hindu, Wisnu, tetapi Prahlad tetap menyembahnya meskipun ayahnya sudah melarang keras.

Festival Holi di India. (Reuters)
Sampai dimana ketika Prahlad dan Holika (yang kebal api) diperintahkan raja untuk duduk bersama di atas tumpukan kayu untuk membakar tubuh.
Ketika api melanda, Holika terbakar sampai mati meskipun memeliki kekebalan terhadap api, dan secara ajaib Prahlad tetap hidup karena dia meminta bantuan Dewa Wisnu.
BACA JUGA:
2. Memiliki Persiapannya Luar Biasa
Pesta penuh warna hanya menjadi satu bagian dari Holi. Malam sebelumnya, di Holika Dahan (malam api unggun), orang-orang yang bersuka ria membakar patung simbolis untuk memperingati kematian iblis wanita Holika.
Orang-orang bersiap jauh lebih awal membeli bedak dan anak-anak dengan bersemangat melatih bidikan mereka. Di wilayah Braj di India, untuk memeriahkan perayaan Holi yang berlangsung selama 16 hari.
BACA JUGA:
3. Berbagi Makanan Kepada Sesama
Warga di seluruh India dengan penuh kasih menyiapkan gujiya, manisan seperti pangsit yang diisi dengan buah-buahan kering dan kacang-kacangan yang dibumbui dengan kapulaga.
Variasi makanan yang tak terhitung jumlahnya, tetapi yang umum disajikan adalah pistachio, kacang mete, kelapa, dan kismis, yang dinikmati semua orang selama Holika Dahan yang berapi-api.