3. Penghancur bekuan darah (trombolitik atau fibrinolitik): Disebutkan jika obat ini bisa memecah gumpalan darah yang menghalangi aliran darah menuju jantung. Apabila obat ini cepat diberikan setelah serangan jantung, akan semakin sedikit kerusakan jantung dan peluang bertahan hidup orang tersebut pun semakin besar.
4. Beta Blocker: Obat yang dikatakan mampu memperlambat detak jantung serta menurunkan tekanan darah. Selain itu, Beta Blocker juga membatasi jumlah kerusakan otot jantung dan juga mencegah adanya serangan jantung di kemudian hari.
(Obat untuk Mengatasi Serangan Jantung, Foto: Freepic)
5. ACE inhibitors: Fungsinya sebagai obat untuk menurunkan tekanan darah. Lebih lanjut, obat ini pun mengurangi stres pada jantung.
BACA JUGA:IDAI Minta Obat Praxion Tidak Diresepkan Hingga Hasil Investigasi Keluar
BACA JUGA:Obat Praxion Sebelumnya Dinyatakan Aman, Apakah BPOM Kecolongan?
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.