Penggunaan warna merah dalam perayaan tahunan ini diawali dari legenda seekor monster raksasa menakutkan yang dikenal dengan nama 'Guardian' atau 'Nian'.
Menurut legenda masyarakat Tiongkok, 'Guo Nian' atau 'Nian' adalah monster menakutkan yang selalu muncul di akhir tahun untuk memakan hasil panen, ternak dan bahkan penduduk desa.
Untuk melindungi diri, para penduduk akhirnya meletakkan makanan di depan pintu mereka pada awal tahun. Hal tersebut dipercaya membuat 'Nian' memakan makanan yang telah disiapkan dan tidak akan menyerang orang atau mencuri ternak dan hasil panen.

(Perayaan Imlek, Foto: Ist)
Pada suatu waktu, penduduk melihat 'Nian' lari ketakutan setelah bertemu dengan seorang anak kecil yang menggunakan pakaian berwarna merah.
Hal ini kemudian membuat penduduk percaya jika 'Nian' takut dengan warna merah. Sehingga setiap kali Imlek datang, penduduk akan menggantungkan lentera dan gulungan kertas warna merah di jendela dan pintu.
Itulah alasan mengapa perayaan Imlek identik dengan warna merah yang tak banyak orang ketahui. Semoga bermanfaat!
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.