Secara garis besar, Lindsey McKernan, seorang profesor psikiatri dan ilmu perilaku di Vanderbilt University Medical Center di Nashville, Tennessee, menyatakan bahwa 'kelelahan kolektif' akibat pandemi menjadi faktor dasarnya. "Virus Covid-19, ketidakpastian geopolitik, dan ketakutan yang terus berlanjut tentang resesi membuat orang lebih stres," kata Prof Mckernan.
"Karena pikiran tersebut, tubuh menjadi lelah dan karena kelelahan tubuh menjadi lebih rentan stres," tambahnya.
National Alliance on Mental Illness menerangkan bahwa tanda umum seseorang stres itu antara lain sulit tidur, perubahan nafsu makan, perubahan suasana hati, dan sulit berkonsentrasi.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.