SETIAP manusia baik itu wanita maupun pria memiliki payudara yang disertai dengan areola, yakni bagian gelap yang mengelilingi bagian puting.
Meski begitu, areola pada wanita memegang peran penting dalam proses menyusui serta menerima rangsangan seksual. Karena itu, seperti anggota tubuh lain, areola juga bisa mengalami berbagai gangguan kesehatan.

Tampilan areola umumnya dapat berubah karena pengaruh hormonal. Namun, dalam beberapa kasus, sejumlah perubahan yang terjadi dapat menjadi gejala suatu kondisi atau gangguan yang perlu diwaspadai.
Umumnya, gangguan pada areola juga memengaruhi puting payudara. Nah, berikut beberapa perubahan pada areola yang harus diwaspadai, dikutip dari berbagai sumber.
1. Perubahan tekstur
Anda perlu mewaspadai jika tekstur areola Anda menjadi menebal, seperti kulit jeruk, pecah-pecah, bersisik, berkerak, atau terdapat benjolan yang tidak kunjung hilang. Sebaiknya, jangan tunda untuk memeriksakan diri Anda ke dokter.
2. Bulu atau rambut berlebih
Bulu atau rambut yang terdapat di areola merupakan hal yang normal. Namun, pertumbuhan bulu berlebihan di area tersebut dapat menjadi tanda sindrom polikistik ovarium (PCOS). PCOS juga dapat dikenali dari kulit yang berjerawat, pertambahan berat badan, dan menstruasi yang tidak teratur.