Disebutkan lebih lanjut, studi penelitian sekelompok ilmuwan Polandia ini berakar dalam menyelidiki Napoleon Complexs.
Seperti diungkap sang penulis utama studi, Monika Kozlowska, dari Universitas Wroclaw Polandia, Napoleon Complexs ini berteori bahwa ketika seseorang tidak tangguh secara fisik (termasuk pendek) dan tidak punya kehadiran yang mengintimidasi, maka orang-orang ini harus memaksakan diri dengan cara lain, yakni dengan menjadi tangguh secara sisi psikologis.
“Tampil lebih kuat (secara psikologis) ini membuat orang lain menganggap mereka lebih tinggi dari yang sebenarnya. Pria pendek dengan ciri-ciri seperti psikopat, bisa pakai power ini untuk menuntut rasa hormat, membebankan sesuatu kepada orang lain, hingga mengesankan pasangan secara romantis,” tutup Monika.
BACA JUGA:Kabar Baik! Studi Sebut Makan 60 Anggur per Hari Bantu Cegah Kulit Terbakar
BACA JUGA:Studi: 88 Persen Anak Muda Indonesia Alami Gejala Depresi
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.