Dokter Spesialis Gizi Primaya Hospital Tangerang, dr. Yohan Samudra, menyebutkan stunting tak bisa didasari hanya karena solo penyebab, karena banyak faktor penyebab yang terkait satu sama lain.
Mulai dari status kesehatan remaja, ibu hamil, pola makan balita, serta ekonomi, budaya, maupun faktor lingkungan seperti sanitasi dan akses terhadap layanan kesehatan.
"Karena multifaktorial, sehingga pencegahannya harus memperhatikan seluruh aspek mulai dari perbaikan terhadap pola makan, pola asuh, vaksinasi, serta perbaikan sanitasi dan akses air bersih," ujar dr. Yohan, kala dihubungi MNC Portal, Kamis (8/12/2022).
Dari banyak penyebab, dari kacamatanya sebagai dokter spesialis gizi, dr. Yohan menyoroti penyebab stunting dari sisi karena anak diterapkan pola makan yang kurang sehat.
“ Asupan sehat mencegah stunting pada anak, haruslah berupa menu lengkap yaitu ada karbohidrat, protein dan lemak di setiap kali makan," sarannya.
Sebagai informasi, mengutip laman resmi Promkes Kemenkes RI, faktanya 1 dari 4 anak Indonesia mengalami stunting dan kurang lebih ada 5 juta anak Indonesia mengalami stunting (Studi Status Gizi Indonesia, 2021) dan kini pemerintah menargetkan angka stunting bisa turun hingga 14 persen pada tahun 2024.
BACA JUGA:Lord Rangga Alami Kelelahan Sebelum Mangkat, Ini 7 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai!
BACA JUGA: Musim Batuk dan Flu, Hati-Hati 9 Gejala Varian XBB!
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.