2. Jus Beri

Banyak buah beri yang kaya akan antioksidan dan serat, keduanya dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.
Secara khusus, antosianin, agen antioksidan kuat dalam buah beri, dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol.
3. Jus Kedelai
Kedelai rendah lemak jenuh. Mengganti krim atau produk susu tinggi lemak dengan susu kedelai atau krimer dapat membantu mengurangi atau mengelola kadar kolesterol.
Food and Drug Administration (FDA) merekomendasikan konsumsi 25 gram (g) per hari protein kedelai sebagai bagian dari diet rendah lemak jenuh dan kolesterol untuk membantu mengurangi risiko penyakit jantung. Selain itu, lebih baik mengonsumsi kedelai dalam bentuk utuh dan olahan minimal dengan sedikit atau tanpa tambahan gula, garam, dan lemak.
4. Jus Jeruk

Jus jeruk mengandung sejumlah besar flavonoid, terutama hesperidin. Senyawa flavonoid dapat membantu menurunkan kadar serum kolesterol jahat.
Hal ini dibuktikan dalam penelitian yang dipublikasikan di National Library of Medicine pada 2013 bahwa konsumen jus jeruk jangka panjang memiliki kadar kolesterol total, kolesterol jahat, rasio apo B dan LDL atau HDL yang lebih rendah dan peningkatan folat dan vitamin C dalam makanan mereka.
5. Jus Jambu Merah

Mengkonsumsi jus jambu merah secara rutin selama kurang lebih 3 bulan ternyata dapat menurunkan kadar kolesterol. Selain itu juga dapat menurunkan lemak jahat hingga 50%. Banyak sekali kandungan vitamin yang terdapat pada jambu merah seperti vitamin C, vitamin E dan selenium.