Sementara dari Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 dan 2018 menunjukan tren peningkatan penyakit jantung yakni 0,5% pada 2013 menjadi 1,5% pada 2018. Maka dari itu, ia mengajak seluruh pihak untuk melakukan penguatan pada layanan primer melalui edukasi, pencegahan, dan meningkatkan kapasitas untuk mengatasi masalah penyakit jantung di Indonesia.
Praktik melakukan edukasi di layanan primer melalui kampanye, antara lain kampanye imunisasi, gizi seimbang, olah raga, anti rokok, sanitasi dan kebersihan lingkungan, skrining penyakit, dan kepatuhan pengobatan.
(Vivin Lizetha)