Menjaga Kesehatan Kulit
Konsumsi buah nanas bisa berkhasiat untuk kesehatan kulitmu. Itu berkat kandungan vitamin C yang ada di dalamnya. Vitamin C dapat membantu mengurangi garis-garis halus dan kerutan, sehingga membuat kulitmu tampak lebih segar. Selain dikonsumsi secara langsung, kamu juga dapat membuat masker nanas untuk digunakan pada kulit.
Mempercepat Penyembuhan Operasi
Bromelain yang terkandung dalam nanas mampu mengurangi ketidaknyamanan, rasa sakit, dan bengkak setelah operasi. Lebih lanjut, bromelain dapat meningkatkan pemulihan setelah prosedur bedah kulit. Di sisi lain, bromelain dapat menaikkan risiko perdarahan pascaoperasi. Karena itu, konsultasikan dulu dengan dokter sebelum kamu mengonsumsi bromelain, khususnya bagi kamu yang baru menjalani operasi.
Mengatasi Anemia
Kandungan vitamin C di dalam nanas sangat tinggi. Vitamin C dapat membantu tubuh untuk menyerap zat besi lebih banyak. Nanas juga berperan dalam produksi hemoglobin di dalam tubuh. Oleh karena itu, salah satu manfaat buah nanas untuk kesehatan adalah dapat mencegah dan mengatasi kondisi anemia.
Membantu Menurunkan Berat Badan
Meski belum banyak penelitian yang membuktikan hal ini, nanas dapat menjadi pilihan camilan yang sehat karena rendah kalori, tinggi vitamin dan mineral penting, serta tidak termasuk lemak jenuh atau lemak trans. Sebenarnya tidak ada buah tertentu yang secara langsung menyebabkan penurunan berat badan. Tapi, mereka akan membantumu merasa kenyang tanpa menambahkan kalori ke dalam tubuhmu.
Bagus untuk Kesehatan Tulang
Nanas adalah salah satu sumber makanan yang tinggi mineral. Satu cangkir nanas mengandung sekitar 76 persen nilai mangan harian yang direkomendasikan. Mangan dapat membantu mencegah osteoporosis dan meningkatkan kepadatan tulang.
Memperkuat Gusi dan Gigi
Makan buah nanas dipercaya bermanfaat untuk memperkuat gusi dan menjaga kesehatan gigi. Gigi dan tulangmu terdiri dari kalsium, dan nanas memiliki kandungan kalsium yang cukup tinggi. Selain itu, nanas mengandung mangan yang juga baik untuk gigi.
Mencegah Asma
Risiko terkena asma lebih rendah pada orang yang mengonsumsi nutrisi tertentu dalam jumlah tinggi. Salah satu nutrisi tersebut adalah beta-karoten. Ini ditemukan dalam makanan nabati berwarna oranye, kuning, dan hijau tua. Contohnya nanas, mangga, pepaya, aprikot, brokoli, melon, labu, dan wortel. Beberapa penelitian juga telah menunjukkan bahwa bromelain dapat berkontribusi untuk mengurangi gejala asma.
(Martin Bagya Kertiyasa)