Jika saraf terjepit hanya dalam waktu singkat, umumnya tidak ada kerusakan permanen. Saat tekanan berkurang, fungsi saraf kembali normal. Namun sebaliknya, jika tekanan berlanjut dapat menyebabkan nyeri kronis dan kerusakan saraf permanen.
Tidak semua saraf terjepit dapat dicegah, namun dapat menurunkan risiko terjadinya keadaan ini, dengan:
-Mempertahankan berat badan yang sehat dan postur yang baik.
-Melakukan latihan peregangan untuk menjaga otot tetap kuat dan fleksibel.
-Jangan duduk atau berbaring dalam satu posisi terlalu lama, atau menyilangkan kaki untuk waktu yang lama.
-Membatasi dan beristirahat dari gerakan berulang (seperti mengetik).
Demikian pemahaman terkait saraf terjepit yang tak banyak orang tahu. Sebisa mungkin menjaga aktivitas tubuh dan berat badan agar terhindar dari keadaan ini.
(RIN)
(Rani Hardjanti)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.