Harga di hotel ini sekitar USD100 per malam atau sekitar Rp1,5 juta per malam, namun beberapa pelanggan melaporkan membayar hingga USD300 per malam atau lebih Rp4 juta per malam untuk bisa menempati kamar yang dinilai banyak tumbuh jamur tersebut.
Beberapa foto jamur hitam yang menutupi dinding dan atap kamar telah diungkap oleh A Current Affair.
Tanggapan kembali diberikan oleh pelanggan lain; “Jamur di kamar, jamur di lorong, tempat bau, tidak ada bola lampu, sofa bernoda, sepertinya harus ditinggalkan.”
(Foto: TripAdvisor)
Keluhan lain pelanggan, yakni manajer dan pekerja tidak selalu standby di lokasi dan susahnya pintu kamar dibuka. Hotel ini mendapat peringkat bintang 2,5 di TripAdvidsor dan bintang 3.0 di ulasan Google. Namun, terdapat beberapa pelanggan yang menginap di sana membagikan ulasan positif.
“Saya memberi tempat ini peringkat bintang lima atas upaya mereka menjadikan hotel bergaya lama ini sebagai butik, dan pengalaman yang nyaman bagi para tamunya,” bunyi satu ulasan yang diposting pada 2019 lalu.
“Staf, layanan pelanggan, dan harga sangat cocok bagi mereka yang mencari penginapan yang nyaman dengan anggaran terbatas," bela lainnya.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.