Berbeda dengan GGA yang terjadi secara tiba-tiba, Gagal Ginjal Kronik (GGK) merupakan penyakit ginjal yang terjadi secara perlahan-lahan. Jika GGK tidak segera ditangani maka dapat menyebabkan gagal ginjal permanen.
Gagal Ginjal Kronik (GGK) terjadi karena sejumlah komplikasi penyakit yang lama kelamaan mempengaruhi ginjal. Seperti:
-Penyakit diabetes tipe 1 dan 2
-Tekanan darah tinggi
-Adanya peradangan pada unit penyaringan ginjal atau glomeruli
-Peradangan pada tubulus ginjal dan struktur sekitarnya
-Penyakit ginjal bawaan
-Onstruksi saluran kemih yang berkepanjangan
-Refluks vesicoureteral
-Infeksi ginjal
Gejala yang muncul dari penyakit GGK akan berkembang dari waktu ke waktu. Sejumlah gejala yang mungkin dialami penderita GGK, seperti:
-Mual dan muntag
-Hilang selera makan
-Tubuh terasa lemas dan lelah
-Gangguan tidur
-Buang air kecil sedikit atau berkurang
-Kram pada otot
-Ketajaman mental menurun
-Kaki dan pergelangan membengkak
-Kulit terasa kering dan gatal
-Sesak nafas dan nyeri pada dada
Demikian pembahasan mengenai perbedaan gagal ginjal akut dan kronik. Semoga bermanfaat.
(RIN)
(Rani Hardjanti)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.