Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenali Gejala Pembengkakan Limfoma

Asthesia Dhea Cantika , Jurnalis-Sabtu, 22 Oktober 2022 |09:36 WIB
Kenali Gejala Pembengkakan Limfoma
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

LIMOFA termasuk salah satu jenis kanker yang menyerang sistem limfatik. Umumnya sedikit penderita yang didiagnosa di awal, kebanyakan didiagnosa setelah bertahun-tahun.

Lantas, apa pengertian limfoma? Bagaimana gejala, penyebab, faktor risiko, dan pencegahannya? Untuk memahaminya, simak rangkuman okezone, berikut ini.

Melansir dari Cleveland Clinic, limfoma adalah jenis kanker yang menyerang sistem limfatik. Sistem limfatik sendiri membantu sistem kekebalan untuk melindungi tubuh dari infeksi dan penyakit.

Kanker

Kelenjar getah bening yang termasuk sistem limfatik menjadi garis depan melawan infeksi. Mereka menghasilkan sel darah putih (limfosit) yang berkembang biak untuk melawan infeksi.

Limfoma terjadi saat salah satu sel darah putih berubah menjadi sel kanker yang tumbuh dengan cepat dan tidak mati. Sel-sel kanker ini mampu tumbuh di dalam kelenjar getah bening atau area lain, termasuk sumsum tulang, limpa, atau organ lainnya. Terdapat dua jenis limfoma, yakni limfoma Hodgkin dan limfoma non-Hodgkin.

Melansir dari Mayo Clinic, gejala limfoma yang mungkin dirasa penderita, antara lain:

-Pembengkakan kelenjar getah bening tanpa rasa sakit di leher, ketiak, atau selangkangan

-Kelelahan terus-menerus

-Demam

-Keringat malam

-Sesak napas

-Penurunan berat badan secara drastis yang tidak dapat dijelaskan

-Kulit terasa gatal

Melansir dari Healthline, limfoma terjadi ketika sel darah putih atau limfosit tumbuh di luar kendali. Rentang hidup rata-rata sel limfosit sangat singkat, lalu sel tersebut akan mati.

Akan tetapi, pada orang dengan limfoma, perubahan DNA di dalam sel limfosit menyebabkan mereka berkembang dan menyebar alih-alih mati. Tidak jelas apa sebenarnya yang menyebabkan perubahan DNA ini. Meskipun ada beberapa faktor risiko yang terkait dengan limfoma, orang tanpa faktor risiko pun masih dapat mengembangkan kanker ini.

Para peneliti terus mengidentifikasi faktor risiko limfoma. Terdapat beberapa alasan untuk percaya bahwa virus tertentu dan riwayat kesehatan keluarga meningkatkan risiko pengembangan limfoma.

Untuk mencegahnya, konsultasikan dengan dokter jika dirasa memiliki riwayat kesehatan atau riwayat kesehatan keluarga yang dapat meningkatkan risiko terkena limfoma..

Demikian pemahaman terkait limfoma yang tak banyak orang tahu. Sebisa mungkin menjaga kesehatan dengan pola hidup sehat dan konsultasi kepada dokter agar terhindar dari kondisi ini.

(RIN)

(Rani Hardjanti)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement