Willis Orlando, seorang Spesialis Operasi Produk di Scott’s Cheap Flight, menjelaskan bahwa sudut yang melengkung dirancang untuk membantu mendistribusikan tekanan pada jendela secara merata, mengurangi kemungkinan retak di bawah tekanan udara yang berubah.
Setelah melakukan penyelidikan, de Havilland membuat sejumlah perubahan pada desain pesawatnya, termasuk jendela berbentuk oval.
Kurangnya sudut tajam memungkinkan tekanan mengalir lebih merata di sekitar tepi jendela, itulah sebabnya semua bidang sekarang memiliki panel melengkung.

De Havilland Comet adalah pesawat jet komersial pertama di dunia pada tahun 1952. Pesawat ini adalah pengubah permainan total dalam pesawat, dengan empat mesin turbojet, pesawat berbentuk peluru, kabin bertekanan, dan sayap yang menyapu ke belakang.
Pada tahun pertama, de Havilland Comet menerbangkan 30 ribu penumpang, termasuk Ratu, ke tempat-tempat seperti Tokyo, Singapura, Johannesburg, dan Kolombo.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.