MEMAKAI kerudung yang selalu menutupi kepala, membuat wanita berhijab kerap kali mengalami masalah rambut, salah satunya terkena kutu. Seperti yang dialami anak perempuan SD yang tengah viral di media sosial.
Dalam sebuah video, tampak bocah tersebut sedang disisir oleh beberapa orang ibu. Namun yang menghebohkan adalah saat disisir ratusan bahkan mungkin ribuan kutu berjatuhan di hijab putihnya.
Oleh karenanya, hijabers harus tetap waspada dan menjaga kebersihan rambut agar terhindar dari kutu. Karena, efek gatal dari gigitan serangga mungil ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, bahkan mengganggu aktivitas. Untuk mencegahnya, berikut MNC Portal rangkum 5 tips memakai hijab aman dari kutu dari berbagai sumber, Jumat (2/9/2022).

1. Hindari aktivitas kontak rambut orang lain
Kutu tidak bisa terbang atau melompat ke hijab Anda, tapi mereka bisa merangkak lewat tubuh hingga akhirnya hinggap di rambut Anda. Kutu paling sering menyebar dengan kontak langsung. Oleh sebab itu, hindari aktivitas yang melibatkan kontak rambut sebanyak mungkin.
2. Jangan pinjamkan hijab ke orang lain
Anda bisa tertular kutu jika Anda meminjamkan hijab, topi, hoodies, handuk, tempat tidur, ataupun bantal dengan seseorang yang pernah atau baru saja terkena kutu. Terkadang, kutu juga menyebar di sisir dan sikat. 'Kontak bersama' seperti itu jarang terjadi, tetapi bisa terjadi. Kutu dapat hidup sekitar satu atau dua hari setelah jatuh dari tubuh. Untuk mencegah kutu, jangan pernah berbagi benda yang menyentuh kepala.
3. Hindari duduk di sofa umum
Mungkin menyenangkan untuk duduk di sofa mewah perpustakaan, tetapi sofa umum itu tentu sudah diduduki banyak orang sebelumnya. Kutu atau telur kutu dapat hidup selama sekitar 48 jam pada furnitur dan permadani berlapis kain. Selain itu, boneka atau bantal yang terpajang juga bisa menjadi tempat persembunyian kutu. Jadi, hindari barang yang memungkinkan jadi sarang-sarang kutu ini.