Kepada AFP, Morris membantah unggahan yang beredar. Ia menegaskan minum nanas tidak akan menyembuhkan seseorang dari penyakit corona. Pihaknya tidak pernah menganjurkan untuk minum nanas.
“Kami mempelajari efek bromelain, yang berasal dari batang tanaman nanas bersama dengan asetilsistein. Obat kombinasi, kami menyebut kombinasi tersebut sebagai BromAc,” ujar Morris kepada AfP.
BACA JUGA:Menurunkan Kolesterol dengan Nanas, Manjurkah?
"Tidak ada agen (bromelain saja atau asetilsistein) yang efektif sendiri untuk mengobati Cobid-19," tegasnya. Jadi bisa disimpulkan kalau postingan itu hanyalah hoax.
(Dyah Ratna Meta Novia)