Sementara itu, Pegiat Laut Bersih di bawah Yayasan Penyelam Lestari Indonesia atau Divers Clean Action (DCA), Swietenia Puspa Lestari menambahkan, guna mencegah penumpukan limbah kemasan plastik di permukaan tanah dan di perairan atau lautan penting bagi perusahaan-perusahaan dengan produk berkemasan plastik untuk menerapkan ekonomi sirkular.
“Saya setuju dengan penerapan ekonomi sirkular, dan sesuai dengan hierarki pengolahan sampah, kita harus mengurangi sampah dari sumbernya. Dalam arti kita ikut mengedukasi masyarakat untuk menolak penggunaan kemasan yang tidak bisa didaur ulang, atau yang sekali pakai,” ujarnya.
BACA JUGA:5 Negara Ini Larang Sampah Plastik, Salah Satunya Negara Komunis
Ia menjelaskan, penggunaan kemasan guna ulang, walaupun masih berbahan plastik tidak masalah. Sebab penggunaan plastik sekali pakai berisiko meningkatkan volume timbunan sampah yang malah mencemari lingkungan.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.